Langsung ke konten utama

Romantika Kehidupan


Mencoba tak henti
Segala usaha terpakai
Menuai hasil nihil

terulang lagi
semangat yang berkobar tuk mencoba
Dan gagal menghampiri tiba-tiba
aku tidak mengerti itukah sukacita

Lihatlah lagi
Dia yang kukasihi pergi tanpa jejak
Mereka yang selalu ada mengisi hari mengisi waktu
Perlahan lenyap menguap tak berbekas
Oh aku juga belum mengerti itukah sukacita

mana sukacita
Ketika raga terkulai lemah
Mana sukacita
untuk tiap perkara pelik menghantam jiwa raga
mana sukacita
ketika setiap yang ada terenggut dariku
Usaha yang kucoba gagal gagal dan gagal
apa jadinya tubuh ini
tak ada yang mengasihani
…..
Lihat
Semua bisa kulalui
walau badai perkara terus menghantam
Aku masih bertahan
dengan luka yang menganga
aku masih bernafas
walau sesak di dada

Kini dapat kutahu
Dia mampukan aku karna peduli
Dia mau aku jalani semua itu dalam kelemahan
untuk nyatakan begitu besarNya Dia
Dia mau aku tahu
Dia selalu ada untukku di saat apapun
dan itulah sukacita

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masa Lalu Menyakitkan

saat itu lah aku berani mengenalmu.. karna perasaan ku terhadapmu melebihi perasaanmu kepadaku.. tp kenapa kau hancurkan aku.. hanya karna   wanita   yang sempurna dimatamu.. aku memang bukan yang terbaik buat  kamu .. tapi asal kamu tau aku ingin jadi yang terbaik buat kamu.. harapan   itu telah pupus.. karena adanya wanita lain dihatimu.. mungkin saja wanita itu memang terbaik buad kau.. dibandingkan aku.. SEMOGA KAU SELALU BAHAGIA

Tersudut Senja

Terlarut aku dalam buai   semu dikala   sang fajar   telah memudar diantara embun kala pagi itu dua mata bertemu hingga kujatuhkan hati diantaramu sungguh bahagia rasaku mencintaimu namun,setelah semuanya berlalu kau   derakan perpisahan padaku tangis ini tak lagi membatu hingga aku harus teriak merobek malam dan tersungkur di sudut senja dengar sayang…… seribu kenangan itu telah terpatri dalam hatiku hingga sulit ku terima kenyataan kau telah berlalu…

Mimpiku

Terbangun aku dari tidurku Yang bermimpikan dirimu Dirimu yang kini tak lagi bersamaku Mengapa? Rasa ini kembali datang Setelah sekian lama ku buang jauh Sampah bagiku jika ku memikirkanmu Namun, mengapa? Aku selalu bermimpikan dirimu Aku telah berjanji pada diriku untuk tak memikirkanmu lagi Tapi, mengapa semakin sulit aku melupakanmu? Sampah, kau sampah! Yang seharusnya ku buang! Tapi mengapa kau selalu menjadi bunga tidurku?