Langsung ke konten utama

Berkalung Harapan


Dimana romansa cinta ketika romantika tak pernah ada..
dimana cinta, ketika perasaan tak pernah sempurna..
aku ada karena kamu ada..
aku ada karena kamu mencinta..
dan mungkin karena kamu aku ingin membuka mata..
Cinta…..
kehidupan ini hanya untukmu..
rasa ini hanya buatmu..
akankah aku mengingkarimu..
aku ingin kamu..
aku ingin dia..
aku ingin dia..
rasa yang tak penah kurasa untuk siapapun yang merasa..
rasa yang tak seharusnya ada dan tak pernah engkau minta..
rasa yang mendarah daging dan selalu menyayat jiwa..
rasa cinta ini berbeda..
rasa ini sungguh berbeda..
akankah engkau mampu meganggapnya..
seharusnya tak begitu..
seharusnya aku lebih dan lebih mampu..
menyapu ribuan debu dalam kalbu..
entah sampai kapan aku akan terus begini..
mengartikan cinta dalam ribuan rasaku sendiri..
hanya sendiri dan berkalung harapan seakan menggantung diri..
Mat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masa Lalu Menyakitkan

saat itu lah aku berani mengenalmu.. karna perasaan ku terhadapmu melebihi perasaanmu kepadaku.. tp kenapa kau hancurkan aku.. hanya karna   wanita   yang sempurna dimatamu.. aku memang bukan yang terbaik buat  kamu .. tapi asal kamu tau aku ingin jadi yang terbaik buat kamu.. harapan   itu telah pupus.. karena adanya wanita lain dihatimu.. mungkin saja wanita itu memang terbaik buad kau.. dibandingkan aku.. SEMOGA KAU SELALU BAHAGIA

Tersudut Senja

Terlarut aku dalam buai   semu dikala   sang fajar   telah memudar diantara embun kala pagi itu dua mata bertemu hingga kujatuhkan hati diantaramu sungguh bahagia rasaku mencintaimu namun,setelah semuanya berlalu kau   derakan perpisahan padaku tangis ini tak lagi membatu hingga aku harus teriak merobek malam dan tersungkur di sudut senja dengar sayang…… seribu kenangan itu telah terpatri dalam hatiku hingga sulit ku terima kenyataan kau telah berlalu…

Mimpiku

Terbangun aku dari tidurku Yang bermimpikan dirimu Dirimu yang kini tak lagi bersamaku Mengapa? Rasa ini kembali datang Setelah sekian lama ku buang jauh Sampah bagiku jika ku memikirkanmu Namun, mengapa? Aku selalu bermimpikan dirimu Aku telah berjanji pada diriku untuk tak memikirkanmu lagi Tapi, mengapa semakin sulit aku melupakanmu? Sampah, kau sampah! Yang seharusnya ku buang! Tapi mengapa kau selalu menjadi bunga tidurku?