Langsung ke konten utama

Kamu

apakah kehidupan ini bisa hidup tanpa kata “kamu”..
apakah keindahan ini bisa nampak tanpa kata “kamu”..
apakah bahagia ini juga bisa ada tanpa “kamu”..
dan apakah juga hati ini akan bersandar tanpa kata “kamu”..

sungguh aku ingin itu terjadi..
“kamu” sebuah kata yang tak pantas lagi ada disini..
“kamu” yang udah tak lagi indah di lisan ini..
“kamu” yang tak lagi unik dalam pikiran ini..
dan “kamu” yang tak lagi sejuk sa’at hati ini mengingini..
apakah kamu sebaik yang ada dalam fikiran ini..
“kamu” indah saat aku mencari
“kamu” nyaman saat aku didampingi..
dan kamu, kamu, kamu, kamu..
sa’at sedang jatuh dan menunggu..
hanya “kamu”..
ah masa bodoh dengan kamu..
yang aku tau, aku sedikit bahagia karenamu..
tak lebih menyenangkan dari berada di bawah awan kelabu..
taukah engkau maksudku..
Aku mencintaimu.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masa Lalu Menyakitkan

saat itu lah aku berani mengenalmu.. karna perasaan ku terhadapmu melebihi perasaanmu kepadaku.. tp kenapa kau hancurkan aku.. hanya karna   wanita   yang sempurna dimatamu.. aku memang bukan yang terbaik buat  kamu .. tapi asal kamu tau aku ingin jadi yang terbaik buat kamu.. harapan   itu telah pupus.. karena adanya wanita lain dihatimu.. mungkin saja wanita itu memang terbaik buad kau.. dibandingkan aku.. SEMOGA KAU SELALU BAHAGIA

Tersudut Senja

Terlarut aku dalam buai   semu dikala   sang fajar   telah memudar diantara embun kala pagi itu dua mata bertemu hingga kujatuhkan hati diantaramu sungguh bahagia rasaku mencintaimu namun,setelah semuanya berlalu kau   derakan perpisahan padaku tangis ini tak lagi membatu hingga aku harus teriak merobek malam dan tersungkur di sudut senja dengar sayang…… seribu kenangan itu telah terpatri dalam hatiku hingga sulit ku terima kenyataan kau telah berlalu…

Mimpiku

Terbangun aku dari tidurku Yang bermimpikan dirimu Dirimu yang kini tak lagi bersamaku Mengapa? Rasa ini kembali datang Setelah sekian lama ku buang jauh Sampah bagiku jika ku memikirkanmu Namun, mengapa? Aku selalu bermimpikan dirimu Aku telah berjanji pada diriku untuk tak memikirkanmu lagi Tapi, mengapa semakin sulit aku melupakanmu? Sampah, kau sampah! Yang seharusnya ku buang! Tapi mengapa kau selalu menjadi bunga tidurku?