Langsung ke konten utama

Hanya Ingin Kau TAu


tak terasa begitu banyak waktu yang telah terlewati….
jutaan detik yang berlalu selalu mengingatkan ku akan harapku….
berharap kau menjadi penerang dihati ku..
mungkin terlambat untuk ungkapkan rasa ini….
rasa yang disetiap hembusan nafasku selalu sesakan dadaku..
jujur ku akui ku agungkan dirimu, ku puji dirimu, hingga langit dan bumi merasa iri..
aku cinta kamu,dan aku syang kamu, memang mudah dibaca ,, namun sangatlah sulit tuk ucapkan kepadamu.
namun inilah aku yang tak berdaya dikalahkan oleh egoku.
cukup kau tau saja, andai kau buka hatimu sedikit saja untukku.. q rela kan q bayar dengan nyawa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masa Lalu Menyakitkan

saat itu lah aku berani mengenalmu.. karna perasaan ku terhadapmu melebihi perasaanmu kepadaku.. tp kenapa kau hancurkan aku.. hanya karna   wanita   yang sempurna dimatamu.. aku memang bukan yang terbaik buat  kamu .. tapi asal kamu tau aku ingin jadi yang terbaik buat kamu.. harapan   itu telah pupus.. karena adanya wanita lain dihatimu.. mungkin saja wanita itu memang terbaik buad kau.. dibandingkan aku.. SEMOGA KAU SELALU BAHAGIA

Tersudut Senja

Terlarut aku dalam buai   semu dikala   sang fajar   telah memudar diantara embun kala pagi itu dua mata bertemu hingga kujatuhkan hati diantaramu sungguh bahagia rasaku mencintaimu namun,setelah semuanya berlalu kau   derakan perpisahan padaku tangis ini tak lagi membatu hingga aku harus teriak merobek malam dan tersungkur di sudut senja dengar sayang…… seribu kenangan itu telah terpatri dalam hatiku hingga sulit ku terima kenyataan kau telah berlalu…

Mimpiku

Terbangun aku dari tidurku Yang bermimpikan dirimu Dirimu yang kini tak lagi bersamaku Mengapa? Rasa ini kembali datang Setelah sekian lama ku buang jauh Sampah bagiku jika ku memikirkanmu Namun, mengapa? Aku selalu bermimpikan dirimu Aku telah berjanji pada diriku untuk tak memikirkanmu lagi Tapi, mengapa semakin sulit aku melupakanmu? Sampah, kau sampah! Yang seharusnya ku buang! Tapi mengapa kau selalu menjadi bunga tidurku?